Selasa, 18 Juni 2019

IBD


MAKALAH
KEBUDAYAAN PERTANIAN MASYARAKAT SUNDA

DISUSUN OLEH:
RADITYA ARYA PRASETYO
55418739
1IA08


UNIVERSITAS GUNADARMA
2019



KATA PENGANTAR


          Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

          Segala puji bagi Allah SWT yang telah memberikan kami kemudahan sehingga kami dapat menyelesaikan makalah ini dengan tepat waktu. Tanpa pertolongan-Nya tentunya kami tidak akan sanggup untuk menyelesaikan makalah ini dengan baik. Shalawat serta salam semoga terlimpah curahkan kepada baginda tercinta kita yaitu Nabi Muhammad SAW yang kita nanti-natikan syafa’atnya di akhirat nanti.

          Tidak lupa juga  mengucapkan syukur kepada Allah SWT atas limpahan nikmat sehat-Nya, baik itu berupa sehat fisik maupun akal pikiran, sehingga saya mampu untuk menyelesaikan pembuatan makalah kebudayaan pertanian masyarakat sunda.

          Saya tentu menyadari bahwa makalah ini masih jauh dari kata sempurna dan masih banyak terdapat kesalahan serta kekurangan di dalamnya. Untuk itu, saya mengharapkan kritik serta saran dari pembaca untuk makalah ini, supaya makalah ini nantinya dapat menjadi makalah yang lebih baik lagi. Demikian, dan apabila terdapat banyak kesalahan pada makalah ini saya mohon maaf yang sebesar-besarnya.

Demikian, semoga makalah ini dapat bermanfaat. Terima kasih.

Depok, 29 Maret 2019




Sejarah tentang suku Sunda

Suku sunda adalah suku yang mendiami pulau jawa bagian barat. Pada tahun 1998, suku Sunda berjumlah kurang lebih 33 juta jiwa (belum ada pemisahan dengan Suku Banten pada masa itu), kebanyakan dari mereka hidup di Jawa Barat dan sekitar 3 juta jiwa hidup di provinsi lain. Dari antara mereka, penduduk kota mencapai 34,51%, suatu jumlah yang cukup berarti yang dapat dijangkau dengan berbagai media. Kendatipun demikian, suku Sunda adalah salah satu kelompok orang yang paling kurang dikenal di dunia Barat. Nama orang Sunda sering dianggap sebagai orang Sudan di Afrika dan salah dieja dalam ensiklopedia. Beberapa koreksi ejaan dalam komputer juga mengubahnya menjadi Sudanese (dalam bahasa Inggris berarti orang Sudan).
Pada abad ke-20, sejarah Sunda telah terjalin melalui bangkitnya nasionalisme Indonesia yang akhirnya menjadi Indonesia modern.
Sunda merupakan kebudayaan masyarakat sunda yang tinggal di wilayah barat pulau Jawa. Sebagai suatu suku, bangsa Sunda merupakan cikal-bakal berdirinya peradaban di Nusantara di mulai dengan berdirinya kerajaan tertua di Indonesia, yakni Kerajaan Salakanagara dan Tarumanegara sampai ke Galuh, Pakuan Pajajaran, dan Sumedang Larang.
Kata Sunda artinya bagus/baik/putih/bersih/cemerlang, segala sesuatu yang mengandung unsur kebaikan. Orang Sunda diyakini memiliki etos/watak/karakter Kasundaan sebagai jalan menuju keutamaan hidup. Watak/karakter Sunda yang dimaksud adalah cageur (sehat), bageur (baik), bener (benar), singer (terampil), dan pinter (pandai/cerdas) yang sudah ada sejak zaman Salaka Nagara tahun 150 sampai ke Sumedang Larang Abad ke-17, telah membawa kemakmuran dan kesejahteraan lebih dari 1000 tahun.

Sistem kepercayaan mula mula

Suku Sunda tidak seperti kebanyakan suku yang lain; suku Sunda tidak memiliki mitos tentang penciptaan atau catatan mitos-mitos lain yang menjelaskan asal mula suku ini. Tidak seorang pun tahu dari mana mereka datang, juga bagaimana mereka menetap di Jawa Barat. Agaknya pada abad-abad pertama Masehi, sekelompok kecil suku Sunda menjelajahi hutan-hutan pegunungan dan melakukan budaya tebas bakar untuk membuka hutan. Semua mitos paling awal mengatakan bahwa orang Sunda lebih sebagai pekerja-pekerja di ladang daripada petani padi.
Kepercayaan mereka membentuk fondasi dari apa yang kini disebut sebagai agama asli orang Sunda. Meskipun tidak mungkin untuk mengetahui secara pasti seperti apa kepercayaan tersebut, tetapi petunjuk yang terbaik ditemukan dalam puisi-puisi epik kuno (Wawacan) dan di antara suku Badui yang terpencil. Suku Badui menyebut agama mereka sebagai Sunda Wiwitan(orang Sunda yang paling mula-mula). Bukan hanya suku Badui yang hampir bebas sama sekali dari elemen-elemen Islam, tetapi suku Sunda juga memperlihatkan karakteristik Hindu yang sedikit sekali. Beberapa kata dalam bahasa Sansekerta dan Hindu yang berhubungan dengan mitos masih tetap ada. Dalam monografnya, Robert Wessing mengutip beberapa sumber yang menunjukkan suku Sunda secara umum, "The Indian belief system did not totally diplace the indigenous beliefs, even at the court centers." Berdasarkan pada sistem tabu, agama suku Badui bersifat animistik. Mereka percaya bahwa roh-roh yang menghuni batu-batu, pepohonan, sungai , dan objek tidak bernyawa lainnya. Roh-roh tersebut melakukan hal-hal yang baik maupun jahat, tergantung pada ketaatan seseorang kepada sistem tabu tersebut. Ribuan kepercayaan tabu digunakan dalam setiap aspek kehidupan sehari-hari.




UPACARA ADAT BERTANI

            Upacara Seren Taun yaitu upacara adat yang intinya mengangkut padi (ngangkut pare) dari sawah ke leuit (lumbung padi) dengan menggunakan pikulan khusus yang disebut rengkong dengan diiringi tabuhan musik tradisional. Selanjutnya di adakan riungan (pertemuan) antara sesepuh adat/ pemuka masyarakat dengan pejabar pemerintah setempat. Mereka menyampaikan Kabar gembira kepada pejabat setempat atas keberhasilan panen(hasil tani) dan kesejahteraan yang telah di lewati. Salah satu ciri khas upacara Seren Taun adalah melakukan seba, yaitu menyampaikan aneka macam hasil panen kepada pejabat setempat agar ikut menikmati hasil tani mereka.
            Salah satu tujuan upacara seren taun ini adalah ungkapan rasa syukur kepada Tuhan atas keberhasilannya Bertani serta mengharapkan pada masa mendatang hasil panen akan lebih baik lagi. Biasanya ,Upacara seren taun ini dapat dijumpai di Kasepuhan Simarasa Cisolok-Sukabumi Selatan,Cigugur Kuningan dan Baduy-Lebak/Banten.


            Upacara tradisional Kawin Tebu dilaksanakan seperti upacara perkawinan manusia, yang mana satu batang tebu dikawinkan dengan tebu yang lainnya dengan suatu prosesi upacara. Sesuai dengan namanya, prosesi upacara adat ini dilaksanakan dengan mengawinkan kedua batang tebu. Layaknya manusia, kedua tebu tersebut dikawinkan dalam prosesi upacara. Setelah resmi ‘dinikahkan’, kedua tebu ini nantinya akan diarak keliling oleh warga menuju tempat penggilingan tebu. Upacara ini dilaksanakan setelah panen menjelang tebu dimasukkan ke pabrik untuk di proses menjadi gula, atau awal musim tanam tebu. Menjelang diadakan perkawinan tebu ditampilkan berbagai atraksi kesenian yang diikuti oleh masyarakat setempat, terutama oleh para pekerja pabrik gula dan keluarganya. Biasanya atraksi kesenian yang ditampilkan adalah kuda lumping dan seni jaipong khas Sunda. Upacara ini sebagai ungkapan rasa syukur atas hasil tanam yang memuaskan serta memohon kepada Tuhan YME. Agar hasil tanam yang akan datang lebih baik lagi. Upacara ini terdapat di daerah Kadipaten, Kabupaten Majalengka.


            Upacara Ampih Pare adalah upacara menyimpan hasil panen padi dari sawah/ lading ke tempat penyimpanan padi (pare) yang di sebut leuit. Pada pelaksanaannya para petani dengan memakai pakaian adat yang khas, memikul hasil panennya menggunakan alat pikul yang disebut “nengkong”. Selama perjalanan alat pikul tersebut menimbulkan bunyi yang khas, upacara ampih pare merupakan suatu prosesi pertunjukkan kesenian yang khas. Terdapat di Kabupaten Sumedang, Cianjur, Karawang dan Subang.

            Upacara Ngarot dilaksanakan pada saat dimulainya musim tanam, yaitu pada awal musim penghujan, saat musim tanam yang baik untuk menggarap tanah palawija di Ladang. Pelaksanaannya dengan cara mengadakan keramaian berupa arak-arakan menuju Bale Desa. Upacara ini sebagai ungkapan rasa syukur dan memohon kepada sang Pencipta agar hasil berladangnya diberkahi dan dilimpahkan hasilnya untuk kesejahteraan masyarakat setempat. Upacara ini terdapat di daerah Indramayu.


            Upacara ini dilaksanakan sebagai ungkapan rasa syukur atas hasil bumi yang diterima oleh masyarakat berhasil baik. Upacara tradisi seperti ini terdapat di Cirebon, pelaksanaan upacara ini di Makam Sunan Gunung Jati yang dipimpin oleh Ki Penghulu. Setelah upacara ini selesai, biasanya di Alun-alun diselenggarakan berbagai kesenian, sebagai acara puncaknya pergelaran Wayang Orang. Sesajen yang penting dalam tradisi ini adalah bubur sura dan Hasil bumi untuk dimakan dan dikuburkan. Bubur sura dibuat dari berbagai biji-bijian, yang hanya boleh dimasak dalam kendi kuali dari tanah. Berbagai jenis hasil bumi, mulai dari biji-bijian, umbi-umbian dan sayuran dan buah, akan dikeluarkan pada acara tersebut dan dimakan bersama-sama. Kepala binatang ternak yang dikurbankan, biasanya akan dikubur.



            Upacara Pesta laut biasanya diselenggarakan di daerah pesisir jawa barat seperti Pelabuhan Ratu (Sukabumi) dan Pangandaran (Ciamis). Upacara ini dimaksudkan sebagai ungkapan rasa syukur kepada Allah swt atas hasil laut yang diperoleh para nelayan, juga sebagai ungkapan permohonan agar para nelayan selalu selamat dan sehat serta memperoleh hasil laut yang melimpah.
Di dalam upacara tersebut perahu-perahu nelayan dihiasi dengan berbagai ornamen berwarna-warni yang dinaiki oleh para nelayan dan dilengkapi sesajen. Yang unik dalam upacara ini adalah para nelayan menghadiahkan kepala kerbau yang sudah dibungkus kain putih kepada penguasa laut sebagai Simbolis . Perahu yang membawa sesajen dan kepala kerbau berada di posisi paling depan dan diikuti perahu-perahu lainnya yang ditumpangi para nelayan dan keluarganya serta masyarakat setempat. Perahu lalu pergi ke tengah laut diiringi nyanyian dan musik pepujian untuk Allah SWT . Sebelum kepala kerbau dihanyutkan di tengah laut, mereka berdo’a bersama untuk keselamatan. Pesta laut diadakan setahun sekali.



Menurut Pa Nanang Upacara adat yang ada dalam suku sunda tersebut bertujuan sebagai rasa syukur/ terimakasih kepada Tuhan Yang Maha Esa atas keberhasilan panen yang telah di raih,namun dikarenakan kebudayaan tradisional semakin mengikis dikarenakan era globalisasi sehingga budaya budaya modern kian marak dimana saja mengakibatkan upacara upacara adat tersebut kian menghilang,dan hanya beberapa daerah saja yang masih melestarikan upacara adat tersebut.







            Terdapat berbagai macam upacara adat dalam menyambut musim panen maupun musim tanam dari masing masing daerah namun tujuannya sama, untuk mengucapkan rasa syukur kepada Tuhan YME atas pencapaian hasil panen yang baik dan memohon agar kedepannya hasil panen lebih meningkat. Terdapat pula kesenian kesenian lain untuk memeriah kan upacara adat tersebut,namun upacara adat tersebut kian lama semakin sedikit yang melakukannya dikarenakan era globalisasi sehingga hanya beberapa daerah saja yang hingga kini masih melakukan upacara adat tersebut.
            Dikarenakan upacara adat ini adalah budaya sehingga kita perlu melestarikannya karena kalau bukan kita siapa lagi



SOURCE
Buku Anjungan TMII
Narasumber Anjungan Jawa Barat : pak Nanang Ridwan 08112344696

Selasa, 15 Januari 2019

Ilmu Sosial Dasar

PENGERTIAN PENDUDUK

Penduduk atau warga suatu negara atau daerah bisa didefinisikan menjadi dua: Orang yang tinggal di daerah tersebut Orang yang secara hukum berhak tinggal di daerah tersebut. Dengan kata lain orang yang mempunyai surat resmi untuk tinggal di situ. Misalkan bukti kewarganegaraan, tetapi memilih tinggal di daerah lain.

PENGERTIAN MASYARAKAT

Masyarakat adalah sekelompok orang yang membentuk sebuah sistem semi tertutup, di mana sebagian besar interaksi adalah antara individu-individu yang berada dalam kelompok tersebut. Kata "masyarakat" sendiri berakar dari kata dalam bahasa Arab, musyarak.

CIRI CIRI MASYARAKAT

1. Berada di Wilayah Tertentu

Mengacu pada pengertian masyarakat di atas, suatu kelompok masyarakat mendiami di suatu wilayah tertentu secara bersama-sama dan memiliki suatu sistem yang mengatur hubungan antar individu.

2. Hidup Secara Berkelompok

Manusia adalah mahluk sosial dan akan selalu membentuk kelompok berdasarkan kebutuhan bersama. Kelompok manusia ini akan semakin besar dan berubah menjadi suatu masyarakat yang saling tergantung satu sama lain.

3. Terdapat Suatu Kebudayaan

Suatu kebudayaan hanya dapat tercipta bila ada masyarakat. Oleh karena itu, sekelompok manusia yang telah hidup bersama dalam waktu tertentu akan melahirkan suatu kebudayaan yang selalu mengalami penyesuaian dan diwariskan secara turun-temurun.

4. Terjadi Perubahan

Suatu masyarakat akan mengalami perubahan dari waktu ke waktu karena memang pada dasarnya masyarakat memiliki sifat yang dinamis. Perubahan yang terjadi di masyarakat akan disesuaikan dengan kebudayaan yang sebelumnya telah ada.

5. Terdapat Interaksi Sosial

Interaksi sosial akan selalu terjadi di dalam suatu masyarakat. Interaksi ini bisa terjadi bila individu-individu saling bertemu satu dengan lainnya.

6. Terdapat Pemimpin

Aturan dan norma dibutuhkan dalam suatu masyarakat agar kehidupan harmonis dapat terwujud. Untuk itu, maka dibutuhkan pemimpin untuk menindaklanjuti hal-hal yang telah disepakati sehingga dapat berjalan sebagaimana mestinya

7. Terdapat Stratafikasi Sosial

Di dalam masyarakat akan terbentuk golongan tertentu, baik berdasarkan tugas dan tanggungjawab, maupun religiusitasnya. Dalam hal ini stratafikasi dilakukan dengan menempatkan individu pada posisi tertentu sesuai dengan keahlian dan kemampuannya.

Pengertian Imigrasi
Imigrasi adalah perpindahan penduduk dari satu tempat ke tempat yang lain,  atau dari luar negara  ke dalam negara kita  dengan tujuan ia ingin  menetap. Orang yang melakukan imigrasi tersebut disebut imigran.
Contohnya:  warga malaysia ber imigrasi ke indonesia, atau sebaliknya

Pengertian Emigrasi
Emigrasi adalah suatu peristiwa perpindahan penduduk dari suatu wilayah atau negara asal ke negara lain ,dengan tujuan bekerja atau menetap  menetap( imigrasi).
Orang yang melakukan emigrasi tersebut disebut dengan emigran.
Contoh orang Indonesia pergi ke malaysia  dan menjadi tenaga kerja di malaysia atau sebaliknya. Semacam Tki.

Bonus Demografi

Bonus Demografi merupakan kondisi dimana suatu wilayah atau negara memiliki jumlah penduduk usia produktif (usia 15-64 tahun) lebih banyak dibandingkan dengan usia non-produktif (usia 65+).  Dikatakan sebagai "bonus" karena kondisi ini tidak terjadi secara terus menerus melainkan hanya terjadi sekali dan tidak bertahan lama.
Prasyarat yang harus dipenuhi oleh suatu negara apabila ingin memperoleh manfaat besar dari bonus demografi yaitu sumber daya manusia yang berkualitas. Karena dengan adanya masyarakat yang berkualitas dapat meningkatkan pendapatan perkapita suatu negara apabila ada kesempatan kerja yang produktif. Yang kedua, terserapnya tenaga kerja menjadi faktor penting dalam memanfaatkan bonus demografi karena dengan banyak dibutuhkannya tenaga kerja, maka pengangguran akan berkurang dan kesejahteraan akan meningkat pesat. Yang ketiga, meningkatkan tabungan di tingkat rumah tangga. Setiap rumah tangga memiliki potensi untuk membuka suatu usaha yang akan memberi lapangan pekerjaan untuk orang lain sehingga angka pengangguran menurun. Dan yang terakhir, peran perempuan yang masuk ke dalam pasar kerja akan membantu peningkatan pendapatan dan akan lebih banyak lagi penduduk usia produktif menjadi benar-benar produktif.
Banyaknya kualitas  sumber daya manusia yang tinggi disuatu negara akan sangat mempengaruhi perkembangan dari negara tersebut. Indonesia merupakan negara dengan SDM yang berkesempatan untuk menjadi negara maju. Contohnya di negara Jepang yang mengalami bonus demografi pada tahun 1950 membuat Jepang melesat menjadi negara dengan kekuatan ekomoni tertinggi ke-3 di dunia pada dekade 70-an, setelah Amerika Serikat dan Uni Soviet. Indonesia juga sampai saat ini memiliki modal SDM yang sama dengan Jepang pada tahun 1950. Bahkan SDM di Indonesia bisa diprediksi akan meningkat pesat hingga pada tahun 2035. Namun, yang menjadi masalah adalah banyaknya SDM tidak di imbangi dengan kualitas yang memadai.
Maka dari itu, Bonus Demografi dapat menjadi suatu berkah dan peluang untuk mendatangkan keuntungan yang besar bagi kemajuan bangsa Indonesia. Dengan persiapan yang baik serta investasi yang tepat, bonus demografi bisa mengubah masa depan Indonesia menjadi lebih baik dan sejahtera dengan cara mengoptimalkan sumber daya manusia terutama yang berusia produktif.
Namun berkah ini bisa berbalik menjadi bencana jika bonus ini tidak dipersiapkan kedatangannya. Bonus Demografi tidak serta merta datang dengan sendirinya. Tetapi, untuk mewujudkan potensi nasional, perlu dipersiapkan dan selanjutnya dimanfaatkan dalam  peningkatan pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.
Jumlah usia produktif yang besar harus ditunjang dengan kemampuan, keahlian, dan pengetahuan yang baik. Sehingga usia produktif dapat menjadi tenaga kerja yang terampil serta memiliki keahlian dan pengetahuan untuk menunjang produktivitasnya. Salah satu persiapan dalam hal ini adalah komitmen pemerintah dalam penganggaran di bidang pendidikan. Agar besarnya anggaran bidang pendidikan yang mencapai 20% dari nilai APBN dapat dimanfaatkan sebesar-besarnya untuk peningkatan kulitas SDM, terutama  SDM yang akan masuk dalam bursa kerja dengan memperbanyak cakupan pendidikan kejuruan dan ketrampilan serta melalui Balai-balai Latihan Kerja terutama di pusat-pusat pertumbuhan dan pelibatan pihak Swasta (Industri,perkebunan,pertambangan)
Selain itu, pemerintah dihimbau supaya mampu menjadi agent of development dengan cara memperbaiki mutu modal manusia, mulai dari pendidikan, kesehatan, kemampuan komunikasi, hingga penguasaan teknologi. Solusi lainnya bisa dengan memberikan keterampilan kepada tenaga kerja produktif sehingga pekerja tidak hanya bergantung pada ketersediaan lapangan pekerjaan tapi mampu menciptakan lapangan pekerjaan itu sendiri. Selain itu pemerintah juga harus mampu menjaga ketersediaan lapangan pekerjaan, menjaga aset-aset negara agar tidak banyak dikuasai pihak asing yang pastinya akan merugikan dari sisi peluang kerja.

PENGERTIAN KEBUDAYAAN

Budaya atau kebudayaan berasal dari bahasa Sanskerta yaitu buddhayah, yang merupakan bentuk jamak dari buddhi diartikan sebagai hal-hal yang berkaitan dengan budi, dan akal manusia.

A. Buadaya Lokal

Konsep mengenai budaya lokal telah mengalami perkembangan. Pengertian lama budaya lokal sangat berkaitan dengan wilayah dan budaya yang berkembang di dalamnya. Seiring perkembangan zaman dan sistem sosial budaya, dewasa ini budaya lokal dimaknai sebagai pengetahuan bersama yang dimiliki sejumlah orang. Dengan demikian, budaya lokal dapat digunakan untuk merujuk budaya pedagang kaki lima, budaya pengemis, bahkan budaya sekolah. Batasan-batasan budaya menurut wilayah menjadi kabur dan tidak memadai lagi.

Budaya lokal meliputi berbagai kebiasaan dan nilai bersama yang dianut masyarakat tertentu. Pengertian budaya lokal sering di hubungkan dengan kebudayaan suku bangsa. Konsep suku bangsa sendiri sering dipersamakan dengan konsep kelompok etnik. Menurut Fredrik Barth sebagaimana dikutip oleh Parsudi Suparlan, suku bangsa hendaknya dilihat sebagai golongan yang khusus. Kekhususan suku bangsa diperoleh secara turun temurun dan melalui interaksi antarbudaya. Budaya lokal atau dalam hal ini budaya suku bangsa menjadi identitas pribadi ataupun kelompok masyarakat pendukungnya. Ciri-ciri yang telah menjadi identitas itu melekat seumur hidup seiring kehidupannya.

"Budaya lokal adalah nilai-nilai lokal hasil budi daya masyarakat suatu daerah yang terbentuk secara alami dan diperoleh melalui proses belajar dari waktu ke waktu. Budaya lokal dapat berupa hasil seni, tradisi, pola pikir, atau hukum adat."

Budaya lokal merupakan suatu kebiasaan dan adat istiadat daerah tertentu yang lahir secara alamiah, berkembang, dan sudah menjadi kebiasaan yang sukar diubah. Budaya masyarakat yang tinggal di daerah pedalaman (pedesaan) yang tinggal di daerah pantai berbeda. Budaya lokal masyarakat pedalaman (pedesaan) terlihat tenang dengan karakteristik masyarakatnya yang cenderung tertutup. Adapun budaya lokal masyarakat yang tinggal di daerah pantai terlihat keras dan karakteristik masyarakatnya relatif lebih terbuka.

B. Budaya Asing

Indonesia yang terletak di antara dua benua dan dua samudra, memiliki peluang terjadinya proses interaksi sosial dari berbagai bangsa sekaligus membuka proses difusi atau penyebaran kebudayaan melalui jalur perdagangan, baik lokal maupun antarnegara. Melalui perdagangan inilah terjadi kontak kebudayaan antarsuku bangsa, baik suku-suku bangsa yang ada di Indonesia maupun dari mancanegara.

Perpindahan unsur-unsur kebudayaan dapat terjadi tanpa disertai adanya proses perpindahan kelompok manusia atau bangsabangsa dari satu tempat ke tempat lainnya. Hal itu dapat terjadi dalam proses perdagangan ataupun pelayaran, di mana para pedagang selain melakukan transaksi dagang, juga memperkenalkan kebudayaan bangsa mereka. Demikian pula yang dilakukan para penyebar agama. Agama Islam misalnya, masuk ke Indonesia dibawa oleh pedagang dari Gujarat, Arab, dan Persia.

Proses penyebaran kebudayaan didominasi melalui jalur perdagangan laut, maka dari itu penduduk di daerah pesisir memiliki kebudayaan campuran. Pengaruh kebudayaan asing yang dibawa kaum pedagang ataupun pelaut banyak memengaruhi pola kebudayaan masyarakat pribumi yang tinggal di daerah pesisir atau di sekitar pelabuhan tempat mendaratnya pedagang asing.

Pengaruh kebudayaan asing terhadap kebudayaan lokal secara umum dapat dijumpai dalam bentuk sebagai berikut.
Sistem Religi
Bergesernya sistem religi yang berakar pada kepercayaan tradisional menuju sistem religi yang berlandaskan ajaran agama, merupakan contoh konkret adanya pengaruh kebudayaan asing terhadap kebudayaan lokal. Bangsa Indonesia pada awalnya menganut sistem kepercayaan kepada roh-roh leluhur maupun kekuatan gaib yang diwariskan secara turun temurun. Namun, kini telah terkikis dengan adanya ajaran agama yang menekankan kepada satu tujuan penyembahan yakni Tuhan Yang Maha Esa.

Sistem Pengetahuan
Masuknya kebudayaan asing dengan membawa bentuk sistem pengetahuan yang lebih modern telah mengubah cara pandang masyarakat terhadap keadaan alam sekitarnya. Pengetahuan tradisional yang cenderung berlandaskan pada kemampuan intuitif yang irasional berubah ke pola pemikiran yang lebih rasional. Misal: penemuan obatobatan tradisional merupakan bentuk pengembangan pengetahuan tradisional terhadap khasiat tumbuhan yang dipadukan dengan pengetahuan modern (ilmu farmasi), sehingga menghasilkan obat yang alami dan bebas dari bahan kimia.

Sistem Teknologi
Teknologi merupakan salah satu unsur kebudayaan yang berkaitan dengan peralatan yang dipergunakan manusia untuk mengubah keadaan sekitarnya maupun keadaan dirinya demi terpenuhinya kebutuhan hidup.

Kesenian
Dari waktu ke waktu kesenian tradisional sebagai salah satu unsur kebudayaan lokal mulai ditinggalkan oleh masyarakatnya terutama para generasi muda. Masuknya kesenian mancanegara yang dirasa lebih menarik dan mewakili jiwa muda, banyak menggeser ruang gerak kesenian tradisional.

Bahasa
Secara umum, pengaruh kebudayaan asing khususnya dalam bahasa, bukan menghilangkan bahasa lokal, namun justru memperkaya perbendaharaan kata dalam bahasa lokal tersebut. Banyak kata-kata dalam bahasa Indonesia yang berasal dari kata-kata bahasa asing yang telah diserap menjadi kosakata bahasa Indonesia.


PENGERTIAN INDIVIDU

Individu adalah merupakan unit terkecil pembentuk masyarakat. Dalam ilmu sosial, individu berarti juga bagian terkecil dari kelompok masyarakat yang tidak dapat dipisah lagi menjadi bagian yang lebih kecil. Sebagai contoh, suatu keluarga terdiri dari ayah, ibu, dan anak.

PENGERTIAN KELUARGA

Keluarga adalah unit terkecil dari masyarakat yang terdiri atas kepala keluarga dan beberapa orang yang terkumpul dan tinggal di suatu tempat di bawah suatu atap dalam keadaan saling ketergantungan.

Pengertian Status Sosial
Status sosial merupakan suatu kedudukan sosial seseorang di masyarakat yang mampu didapat dengan sendirinya (otomatis) melalui usaha ataupun karena pemberian. Interaksi sosial akan mendorong individu untuk bisa mencapai status sosial yang lebih tinggi. Status sosial yang lebih tinggi akan berpengaruh pula pada sikap dan rasa penghargaan yang tinggi dari masyarakat. Oleh sebab itu, setiap orang akan berusaha untuk mencapai status sosial yang lebih tinggi.
Sebagai contoh, seorang pejabat tentunya mempunyai ruang lingkup interaksi yang lebih luas dan bervariatif jika dibandingkan dengan seorang petani. Pejabat akan berinteraksi dengan banyak orang dan dari berbagai status dan latar belakang yang berbeda-beda, mulai dari masyarakat biasa, pengusaha, politikus, akademis, dan lain sebagainya yang berkaitan dengan tugas dan fungsinya. Lain halnya dengan petani, dalam kesehariannya ia hanya berinteraksi dengan sedikit orang yang status dan latar belakangnya juga tidak jauh bebeda dengan dirinya.
Pendidikan
Pendidikan secara umum adalah upaya persuasi atau pembelajaran yang
direncanakan untuk mempengaruhi orang lain baik individu, kelompok atau
masyarakat sehingga mau melakukan tindakan
-tindakan (praktik) untuk memelihara
(mengatasi masalah
-masalah), dan meningkatkan kesehatannya. Perubahan atau
tindakan pemeliharaan dan peningkatan kesehatan yang dihasilkan oleh pendidikan
kesehatan ini didasarkan kepada pengetahuan dan kesadarannya melalui proses
pembelajaran (Notoatmodjo, 2005)
Pendidikan mempunyai pengaruh
nyata terhadap kesehatan ibu. Hamil
melalui usia perkawinan dan pengetahuan akan gejala kehamilan dengan risiko tinggi.
Perlu dipertimbangkan bahwa faktor tingkat pendidikan turut pula menentukan
mudah tidaknya sesorang menyerap dan memahami pengetahuan gizi yang mereka
peroleh. Dalam kepentingan gizi keluarga pendidikan amat diperlukan agar seseorang
lebih tanggap terhadap adanya masalah gizi didalam keluarga dan bisa mengambil
tindakan secepatnya (Sandra & Syafiq, 2007).
Pendidikan yang dimiliki oleh seorang ibu akan mempengaruhi pengetahuan
dalam pengambilan keputusan dan juga akan berpengaruh pada prilakunya. Ibu
dengan pengetahuan gizi yang baik kemungkinan akan memberikan gizi yang cukup
bagi dia dan bayinya. Hal ini terlebih lagi kalau seorang ibu
tersebut memasuki masa
ngidam, di mana perut rasanya tidak mau diisi, mual dan rasa yang tidak karuan.
Walaupun dalam kondisi yang demikian jika seseorang memiliki pengetahuan yang
baik maka ia akan berupaya untuk memenuhi gizinya dan juga bayinya (Provera
wati
& Asfuah, 2009)
Rendahnya pendidikan dan pengetahuan berpengaruh pada tingkat kesadaran
dan kesehatan, pencegahan penyakit (wanita dengan tingkat pendidikan yang tinggi
cenderung lebih memperhatikan kesehatan dalam dan keluarganya (Syafrudin &
Mariam
2010).
Tingkat pendidikan itu sangat mempengaruhi kemampuan penerimaan
informasi gizi. Masyarakat dengan tingkat pendidikan yang rendah akan lebih baik
mempertahankan tradisi
-tradisi yang berhubungan dengan makanan, sehingga sulit
menerima informasi baru
bidang gizi (Rahardjo 1996).
Latar belakang pendidikan seseorang merupakan salah satu unsur penting
yang dapat memengaruhi keadaan gizinya karena dengan tingkat pendidikan lebih
tinggi diharapkan pengetahuan atau informasi tentang gizi yang dimiliki menjadi
lebih baik. Sering masalah gizi timbul karena ketidaktahuan atau kurang informasi
tentang gizi yang memadai. Perlu dipertimbangkan bahwa faktor tingkat pendidikan
turut pula menentukan mudah tidaknya seseorang menyerap dan memahami
pengetahuan gizi yang mereka peroleh (Fikawati & Syafiq, 2012)
Hasil penelitian yang dilakukan oleh Kusumawati & Mutalazimah tahun 2004
di RSUD Dr. Moewardi Surakarta menyimpulkan bahwa terdapat hubungan antara
pendidikan ibu dengan BBLR.
Penelitian yang dilakukan oleh Djaja
dkk, di kabupaten Cirebon tahun 2004
didapatkan hasil bahwa 57% ibu dari bayi yang BBLR berpendidikan SD –
SMP.
Senada dengan penelitian yang dilakukan oleh Sihombing & Riyandina, di Jakarta
nahwa ada hubungan bermakna antara tingkat pendidikan dengan anemia pada ibu
hamil responden yang berpendidikan rendah (SD, SMP) beresiko anemia 3,3 kali
dibandingkan dengan responden yang berpendidikan tinggi (SMA, D3, PT) (95%).



Kesehatan
Pengaruh sosial ekonomi terhadap kesehatan masyarakat banyak
macamnya. Beberapa diantaranya yang dinilai mempunyai makna yang
penting adalah :
1. Menurunnya Status Gizi Masyarakat
Masalah sosial ekonomi di dalam masyarakat salah satunya adalah
kemiskinan yang sering melanda masyarakat Indonesia. Hal ini
mengakibatkan penurunan daya beli masyarakat dalam memenuhi
kebutuhan pangannya, sehingga menyebabkan kurangnya konsumsi
makanan bergizi yang berdampak pada penurunan status gizi.
Pengamatan Posyandu di Sulsel menemukan krisis ekonomi pangan
pada balita dari 5,7 % pada tahun 1997 meningkat menjadi 14,9 % tahun
1999. Penurunan status gizi balita tersebut nyata sebagai akibat
kekurangan kalori/protein sesaat, terbukti dari hasil penelitian : angka
malnutrisi akut anak di bawah 2 tahun meningkat dari 9,9 % tabun 1997
menjadi 14,4 % tabun 1999. Penurunan status gizi akan mendatangkan
berbagai masalah ikutan sebagai berikut:
a. Menghambat pertumbuhan dan perkembangan fisik serta
intelektual janin dan anak terutama anak balita. Kekurangan gizi pada
janin dan balita dapat menimbulkan loss generation.
b. Kekurangan gizi pada ibu hamil dapat mempengaruhi pertumbuhan
dan perkembangan janin.
c. Kekurangan gizi pada ibu nifas menghambat produksi ASI.
d. Kekurangan gizi pada masyarakat dapat menurunkan daya tahan
tubuh, memudahkan yang sehat menjadi sakit serta menghambat
kesembuhan bagi yang sakit.
2. Menurunnya Akses pada Fasilitas Pelayanan
Mengingat prioritas pendapatan keluarga untuk membeli makanan,
maka penyediaan biaya untuk pelayanan kesehatan mengalami
penurunan. Hal ini perbesar dengan meningkatnya tarif jasa pelayanan
kesehatan khususnya pada silitas swasta. Akibatnya akses masyarakat
terhadap pelayanan kesehatan menurun dengan tajam.
3. Menurunnya perhatian terhadap Lingkungan
Lingkungan merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi status
kesehatan. Dengan adanya krisis ekonomi sosial menyebabkan perhatian
masyarakat terpusat pada kegiatan untuk mempertahankan hidup,
sehingga perhatian terhadap lingkungan menurun. Akibatnya sanitasi
rumah, lingkungan pemukiman, penyediaan air bersih mengalami
penurunan yang tajam.
4. Menurunnya Partisipasi Masyarakat dalam berbagai Kegiatan yang
Mendukung Kesehatan
Mengurangnya perhatian masyarakat tidak terbatas hanya pada
lingkungan, tapi juga terhadap berbagai kegiatan yang mendukung
kesehatan, misalnya: Posyandu, Pos KB, Pos Obat dan lain-lain.
5. Mengabaikan Perilaku Sehat
Keadaan krisis sosial ekonomi dapat menimbulkan kondisi
pengabaian perilaku hidup sehat, misalnya : meningkatnya merokok,
kebebasan seksual, makan tidak teratur dan lain-lain.
6. Munculnya Masalah Kesehatan Lain

Pendapatan
Faktor yang berperan dalam menentukan status kesehatan seseorang
adalah
tingkat sosial ekonomi, dalam hal ini adalah daya beli keluarga. Kemampuan
keluarga untuk membeli bahan makanan antara lain tergantung pada besar kecilnya
pendapatan keluarga, harga bahan makanan itu sendiri, serta tingkat pengelolaan
sumber daya lahan dan pekarangan. Keluarga dengan pendapatan terbatas
kemungkinan besar kurang dapat memenuhi kebutuhan makanannya terutama untuk
memenuhi kebutuhan zat gizi dalam tubuhnya (Fikawati & Shafiq, 2012).
Pendapatan merupakan faktor yang paling menentukan kualitas dan kuantitas
hidangan. Semakin banyak mempunyai uang berarti semakin baik makanan yang
diperoleh. Dengan kata lain semakin tinggi penghasilan, semakin besar pula
persentase dari penghasilan tersebut untuk membeli daging, buah, sayuran dan
beberapa jenis bahan makanan lainnya (Fikawati & Shafig, 2012)
Kemiskinan sebagai penyebab gizi kurang menduduki posisi pertama pada
kondisi umum di masyarakat. Masalah utama penduduk miskin pada umumnya
sangat
tergantung pada pendapatan perhari yang pada umumnya tidak mencukupi
kebutuhan dasar secara normal. Penduduk miskin cenderung tidak mempunyai
cadangan panagan karena daya belinya rendah. Pada tahun 1998, ada 51,0% rumah
tangga didaerah perkotaan dan 47,5%
rumah tangga didaerah, pedesaan mengalami
masalah kekurangan konsumsi pangan (Ernawati, 2006)
Pada umumnya, dengan meningkatnya pendapatan perorangan, terjadilah
perubahan-
perubahan dalam susunan makanan. Akan tetapi, pengeluaran uang lebih
banyak untuk pangan yang tidak terjamin lebih beragamnya konsumsi pangan
(Suhardjo, 1999)
Keterbatasan penghasilan keluarga turut menentukan mutu makanan yang
disajikan. Tidak dapat disangkal bahwa penghasilan keluarga akan turut menentukan
hidangan yang disajikan
untuk keluarga sehari
-hari, baik kualitas maupun jumlah nya